Wednesday, May 15, 2019

💡 Kisah Nabi Luth



Cerita nabi Luth alaihissalam beberapa waktu ini sangat santer diceritakan, berbarengan dengan maraknya LGBT. Sebenarnya kenapa sih?

Diceritakan bahwa kaum nabi Luth alaihissalam ini manusia pertama yang melakukan hubungan sesama jenis.

Padahal nabi sudah memperingatkan mereka berkali-kali tapi tetap saja, mereka membangkang. Hingga azab Allah datang menghancurkan mereka sebagaimana dalam surat Hud ayat 82.


فَلَمَّا جَآءَ اَمْرُنَا جَعَلْنَا عَا لِيَهَا سَا فِلَهَا وَاَ مْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِّنْ سِجِّيْلٍ ۙ مَّنْضُوْدٍ ۙ 
"Maka ketika keputusan Kami datang, Kami menjungkir-balikkan negeri kaum Luth, dan Kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar,"
(QS. Hud 11: Ayat 82)
* Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com

Allah memberi peringatan kepada kita semua tentang peristiwa ini bahwa inilah siksaan bagi orang yang dzalim. Jangan sampai kita mengikuti kaum yang dilaknat dan mendapat azab.

Allahu a'lam

💡Nabi Zulkarnaen dan Ya'juj Ma'juj



Siapa yang tiap jum'at baca Al-Kahfi, cung?

Pasti kalian ga asing dengan Nabi Zulkarnaen dan Ya'juj Ma'juj. Tepatnya pada ayat 94, 97, 99 dan satu ayat di surat Al-Anbiya' ayat 96.

Tidak banyak penjelasannya tapi dalah hadist nabi diterangkan sebagaimana dalam Alquran juga bahwa Ya'juj Ma'juj adalah golongan makhluk perusak di bumi yang kemudian dikurung oleh nabi Zulkarnaen dengan dinding-dinding yang tinggi sehingga mereka tidak dapat keluar. Namun Ya'juj dan Ma'juj masih terus berusaha keluar hingga hari kiamat nanti.

Saya pernah mendengar cerita dari Ustadzah di Pesantren dulu, bahwa Ya'juj Ma'juj ini berbadan cebol, telinganya besar dan sekali menyentuh tumbuhan maka akan rusak dan kerusakan itu terus merambat.

Allahu A'lam

💡Nab Ismail Membuat Ka'bah


Ismail anak keturunan Ibrahim dan Siti Hajar. Ketika masih kecil nabi Ismail mendapat dan ayahnya nabi Ibrahim mendapat risalah agat nabi Ismail disembelih, tapi Allah menggantinya dengan seekor kambing. Dan kisah ini menjadi tuntunan berkurban hingga sekarang.

Nabi Ibrahim dan Ismail juga pembuat ka'bah. Tempat yang sekarang diimpi-impikan oleh seluruh umat manusia. Dalam surat Al-baqarah ayat 127 dijelaskan mengenai do'a yang diucapkan nabi Ibrahim bersama nabi Ismail saat mendirikan Ka'bah.

Sekarang ada tempat di samping ka'bah yang dinamakan Hijr Ismali, menurut keterangan itu adalah tempat yang dipakai nabi Ismail untuk membantu ayahnya membuat ka'bah.

Tidak banyak ayat Alquran yang menerangkan kisah nabi Ismail. Tapi banyak yang menegaskan bahwa nabi Ismail termasuk golongan orang yang sabar.

Contohnya saja saat nabi Ibrahim mendapat mimpi agar menyembelih Ismail, nabi Ismail tidak menolak sama sekali.

Sedangkan anak jaman sekarang, jangankan diperintah seperti itu. Dinasihati agar rajin belajar saja masih banyak alasan.

Allahu a'lam

💡NABI IBRAHIM MENCARI TUHAN



Sekarang aku akan berkisah tentang Abul Ambiya'. Ialah Nenek moyang Rasulullah, yakni nabi Ibrahim Alaihissalam.

Begitu banyak kisahnya di dalam Alquran, dari kecil hingga kisah anak-anaknya.

Nabi Ibrahim adalah putra Azhar. Ayahnya sendiri menyembah patung-patung sebagaimana dalam surat Al- An'am ayat 74.

Ibrahim jelas berpikir itu tidak wajar. Manusia menjadi hamba benda mati? Dan kisah ini dilanjutkan pada surat Al-Anbiya ayat 52-70

Ada bagian kisah yang sangat aku sukai. Ketika nabi Ibrahim Alaihissalam mencari Tuhannya.

Saat melihat bintang nabi berpikir bahwa itu Tuhannya, namun ketika bintang itu hilang, maka nabi berpikir itu bukan Tuhannya. Tidak mungkin tuhannya tenggelam dan hilang.

Saat nabi melihat bulan, nabi berpikir inilah Tuhannya. Tapi ketika bulan tenggelam nabi mengatakan itu bukan Tuhannya. Begitupun yang terjadi dengan matahari. (QS Al-An'am ayat 77-78)

Hingga akhirnya Allah memberi petunjuk kepada nabi Ibrahim Alaihissalam tentang tauhid.

Allahu A'lam






ARYA WIRARAJA DAN LAMADJANG TIGANG JURU


Mari kita artikan maksud judul ini: Arya Wiraraja adalah penasihat raja, Adipati Madura dan pendiri kerajaan Lamadjang Tigang Juru.

Sedangkan Lamadjang Tigang Juru merupakan kerajaan Majapahit Timur yang didirikan oleh Banyak Wide atau Arya Wiraraja.

Melihat dari arti judul ini sudah dipastikan, buku yang telah saya baca menceritakan tentang Lumajang jaman dulu denga Rajanya: Arya Wiraraja.

Lumajang jaman dulu sebelum adanya karajaan Lamadjang menjadi tempat yang sangat penting, mengingat di sini terdapat gunu Semeru yang menjadi pusat ritual-ritual magis. Apalagi setelah datangnya agama Hindu-Budha, wilayah ini menjadi tempat peribadatan kepada dewa-dewa.

Setelah itu pada jaman Singasari, Lamadjang dianggap daerah yang sangat penting, disebabkan kesuburan tanah Lamadjang yang menghasilkan banyak makanan. Pada masa ini Lamadjang dipimpin oleh seorang putri bernama Nararaya Kirana.

Singkat cerita, kerajaan Singasari Runtuh akibat serangan Mongol. Akhirnya Arya Wiraraja seorang penasihat Raja Majapahit memiliki strategi untuk mengusir pasukan Mongol dan Nusantara pun aman lagi. Berbarengan dengan ini, kerajaan Lamadjang Tigang Juru  berdiri, sekitar abad ke-12.

Kerajaan Lamadjang masa Arya Wiraraja termasuk kerajaan yang makmur. Sesuai pernyataan di atas Lamadjang memiliki daerah yang subur. Tidak hanya padi tapi juga buah-buahan dan rempah. Ini mengapa banyak nama kota di Lumajang sekarang menggunakan nama tumbuhan, misalnya Kunir, krai. :D

Buku sejarah ini dari sisi penulisan sangat sederhana sehingga mudah dipahami, pun jelas sekali sumber-sumber yang menemani penulis. Kelebihannya lagi, buku ini juga disertai gambar-gambar penemuan serta peta kerajaan, sehingga memudahkan pembaca untuk mencari napak tilasnya.

Hanya saja cover bukunya tampak tidak menarik, jika saja judulnya tidak mencantumkan nama rajanya, saya yakin buku ini tidak banyak peminatnya.

Tapi yang namanya sejarah itu wajib di ingat. JAS MERAH, kan? Apalagi kerajaan Lamadjang ini tidak begitu terkenal seperti Majapahit. Tapi tetap saja harus dibaca, karena ini juga bagian dari Majapahit dan Indonesia tentunya.




Friday, May 10, 2019

💡Kaum Nabi Saleh Alaihissalam


Siapakah kaum nabi Saleh Alaihissalam?
Na'am kaum Samud adalah kaum nabi Saleh Alaihissalam, seringkali disejajarkan dalam Alquran dengan kaum nabi Hud Alaihissalam, yakni kaum 'Ad. Mengapa demikian?

Karena keduanya adalah kaum yang mendustakanp Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan nabinya. Ketika nabi Saleh Alaihissalam datang kepada mereka dan menyeru tauhid, kemudian diturunkannya tanda-tanda dengan Onta betina.

Onta ini harus tetap dijaga, karena onta ini adalah tantangan bagi kaum Samud terhadap risalah yang dibawa nabi Saleh, pun onta ini tidak dilahirkan melainkan muncul dari balik gunung. Satu lagi keajaiban onta ini, dia bisa mengeluarkan air susu yang dapat diminum kaum Samud seluruhnya meski pada musim kemarau. Tapi pada nyatanya kaum Samud membunuh onta itu. Merekalah kaum yang melampaui batas.

Didalam Alquran surat Al-Fajr ayat 12-13, kaum Samud disandingkan dengan kaum 'Ad, dan Firaun. Merekalah orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi, kemudian Allah Subhanahu Wa Ta'ala menimpakan Azab kepada mereka.

Allah menimpakan kepada mereka suara yang amat keras dan membinasakan (QS Al-Haqqah: 5) 

Inilah kisah yang dapat kita ambil pelajaran agar selalu mengikuti tuntunan kita nabi Muhammad Salallahu 'alaihiwasallam. Betul, Allah memberi tangguhan kepada kita agar sehingga masih bisa bertaumbat. Maka kita harus memanfaatkan masa ini untuk kembali kepada tuntunan nabi kita dan memasuki islam secara kaffah (sempurna)

Allahu a'lam

💡Kaum Nabi Hud Alaihissalam Yang Sombong.



Berbicara tentang nabi Hud Alaihissalam tidak akan lepas dari kaumnya, yakni kaum 'Ad, kaum yang seringkali disebut-sebut dalam Alquran. Di dalam juz 30 saja sudah ada penjelasannya, bukan. Lihat surat Al-Fajr ayat 6, yang berbunyi:

اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ ۖ 
"Tidakkah engkau (Muhammad) memerhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) `Ad?,"
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 6) 

Siapa kaum 'Ad itu? Ditafsirkan pada ayat selanjutnya,

اِرَمَ ذَا تِ الْعِمَادِ ۖ 

"(yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum `Ad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,"
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 7)

Dijelaskan pula tidak ada kaum yang memiliki bangunan seperti itu sebelumnya, mereka adalah kaum-kaum yang kuat dan cerdas. Maka dari itu mereka merasa paling unggul sehingga berbuat sombong di muka bumi. Sebagaimana dalam surat Fussilat ayat 15. Mereka mengatakan "siapakah yang lebih hebat daripada kami?".

Jelas perkataan sombong itu, mereka kafir kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang lebih kuasa dari siapapun. Bahkan ketika nabi Hud berseru agar beribadah kepada Allah mereka mengolok-olok nabi dan mengatakan beliau Gila. Lihat surat Hud: 53-54

Kemudian nabi Hud berdo'a kepada Allah, sebagaimana yang terdapat dalam surat Al-Mu'minun ayat 39:

قَا لَ رَبِّ انْصُرْنِيْ بِمَا كَذَّبُوْنِ
"Dia (Hud) berdoa, Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku."

Tidakkah kita tahu bahwa Azab Allah sangatlah pedih? Akhirnya sebab kaum 'Ad mendustakan Allah dan nabinya tibalah Azab itu. Allah menurunkan Angin topan yang sangat dingin dan mereka semua binasa. (QS Al-Haqqah: 4)

Kisah ini mengajarkan kita betapa tidak patutnya manusia bersombong diri, sombong bukan milik manusia yang memiliki banyak kekurangan. Selain akhlak yang buruk, sombong dapat merenggangkan hubungan antar manusia.  Kita semua ini sepadan dan yang pasti tidak memiliki apa-apa, apa yang akan kita sombongkan?

Allahu a'lam



Referensi:
* Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com

💡 Kisah Nabi Luth

Cerita nabi Luth alaihissalam beberapa waktu ini sangat santer diceritakan, berbarengan dengan maraknya LGBT. Sebenarnya kenapa sih? ...